Mulailah dengan latihan pernapasan singkat: tarik nafas perlahan beberapa kali sambil duduk nyaman. Teknik ini bukan untuk tujuan terapeutik khusus, melainkan untuk memberi jeda sejenak pada rutinitas.
Coba metode menulis cepat selama beberapa menit—catat apa yang ada di kepala tanpa mengedit. Aktivitas ini membantu memindahkan pikiran yang berputar ke media tertulis sehingga pagi terasa lebih teratur.
Batasi paparan layar pada saat pertama bangun. Mengurangi scrolling atau membaca notifikasi memberi ruang bagi pemikiran yang lebih tenang dan tidak tergesa-gesa.
Buat daftar singkat niat atau langkah kecil untuk hari itu, misalnya satu tugas yang ingin diselesaikan. Menetapkan tujuan sederhana membuat alur hari terasa lebih terarah tanpa beban berlebih.
Gunakan permainan indera: rasakan tekstur, dengarkan suara di sekitar, cium aroma minuman hangat. Mengalihkan fokus ke indera membantu meredam pikiran yang kacau dan mengundang fokus lembut.
Terakhir, kembangkan kebiasaan berpindah perlahan dari momen diam ke aktivitas. Beri diri beberapa menit antar kegiatan untuk menutup satu segmen pagi sebelum melanjutkan sehingga ritme hari terasa lebih harmonis.
